by

Stop Berikan Mpasi Dini

Pertumbuhan bayi memang berbeda-beda sehingga tidak akan sama antara bayi satu dengan bayi lainnya. Ada yang sudah 3 bulan sudah keluar gigi atau umur 9 bulan sudah berjalan namun ada juga yang hingga 9 bulan belum tumbuh rambut setelah dicukur pada usia 40 hari. Mungkin ada sebagian orang tua yang cemas akan perkembangan dan pertumbuhan bayinya sehingga melakukan konsultasi ke dokter spesialis. Namun apa yang menjadi permasalahan adalah jika orang tua yang tiba-tiba memberikan makanan bayi pada bayi yang masih berusia kurang dari 6 bulan dengan harapan akan tumbuh dengan cepat. Tentunya hal ini akan menjadi kesalahan fatal bagi bunda dan berbahaya bagi bayi sebab bisa menyebabkan meninggal dunia.

Alasan Mpasi Dini Berbahaya

Memang tidak dipungkiri bahwa banyak ibu yang memberikan MPASI dini yaitu di bawah 6 bulan yang tentunya sangat membahayakan bagi bayi. Banyak yang mengatakan bahwa untuk meningkatkan berat badan dan pertumbuhan bayi yang terbilang rendah yaitu dengan memberinya makan. Namun hal itu tidak bisa diberikan pada sembarangan bayi Anda bisa mengonsultasikannya terlebih dahulu pada dokter anak. Namun ada ibu muda yang tidak sabar ingin memberinya makanan pada bayi yang masih berusia 1 bulan yang akhirnya membuat bayi tersebut tersedak dan tidak bernapas yang akhirnya meninggal dunia. Itulah mengapa kenapa banyak dokter yang melarang untuk memberikan MPASI dini.

Selain bisa tersedak, organ tubuh bayi juga masih belum sempurna system kerjanya sehingga akan mengganggu system pencernaannya. Bahkan bisa merusak system pencernaan tersebut. Selembut apapun makanan yang diberikan pada bayi di bawah usia 6 bulan system pencernaannya belum bisa bekerja dengan baik. Gerakan refleks pada lidah bayi juga masih kurang sehingga bayi selalu langsung menelannya begitu makanan masuk ke dalam mulutnya. Untuk mengetesnya maka Anda dapat memperlihatkan makanan dalam piring Anda, jika bayi bernafsu untuk mengambilnya maka ia sudah siap untuk diberikan MPASI. Bayi kurang dari 3 bulan belum bisa sinkron antara menelan makanan dan bernapas karena memang pertumbuhan bayi seperti itu dan hal itu tidak bisa ditawar lagi.

Related posts: